Social Icons

Tuesday, July 23, 2013

Pegawai Harus Beretika


PUMA Kendari: Menjadi seorang pemimpin memang besar resikonya. Resiko mendapatkan sorotan dari internal lembaga hingga masyarakat karena dianggap kurang adil dalam mengambil kebijakan. Lebih sakitnya lagi, kalau dijelek-jelekan bawahan. Hal ini yang dikeluhkan Kepala Kemenag Sultra, H.Muchlis A Mahmud.
   
"Entah kebijakan apa yang salah kami ambil. Kebijakan Kakanwil sebelumnya yang sifatnya positif dilanjutkan. Anggaran juga didistribusi sesuai posnya. Tapi masih juga kita didemo, dijelekan. Parahnya kuat dugaan ada orang dalam Kemenag sendiri yang juga turut memprovokasi keadaan," kata Muchlis, di hadapan puluhan guru madrasah saat pembukaan workshop kurikulum 2013, kemarin.
   
Hal ini memang cukup beralasan. Pasalnya, sebelum ini Kakanwil selalu menjadi sasaran demonstrasi akibat kebijakannya melakukan mutasi yang dianggap kurang proporsional. Bahkan ada lembaga yang sampai 25 kali melakukan demonstrasi. Namun, menurut Muchlis mestinya hal itu tidak perlu terjadi, karena kalau mereka mengerti semua diputuskan sesuai aturan perundangan berlaku.
   
"Kalau ada persoalan, mestinya dikomunikasikan. Jangan masalah sedikit, apalagi menyangkut pribadi, akhirnya harus dirasakan secara kelembagaan," ungkapnya.
   
Etika komunikasi seperti inilah yang diharapkan Muchlis dimiliki pegawai di lingkungannya. Jika ada masalah dikomunikasikan, kemudian dicarikan jalan keluarnya. "Jangan sedikit-sedikit demo, akhirnya yang jelek nama institusi juga," tandasnya.

Sumber: kendari pos

No comments:

Post a Comment